HIDUPKAN SEMANGATMU BEBASKAN JIWAMU

Jumat, 01 Juni 2012

Kepompong

Didaun hijau berseri
Menggelantung bagai cabai
Kepompong mungil dan lucu

Siang dan malam
Badai hujan mengguyur bumi
Tubuh kepompong jatuh, basah dan kotor
Penuh luka-luka perih

Minggu telah berganti
Kepompong tak juga membuka diri
Diam, kaku, dan beku
Bagai tak bernyawa lagi

Pagi yang cerah sumringah
Angin berhembus sepoi basah
Di bawah rimbunan hijau
Kepompong tergeletak bisu
Tubuh yang tak sempurna
Hilanglah impian hatinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar